Menjadi IT Entrepreneur Sukses
Sekilas judul materi tersebut bernuansa
keren dan berat, tapi setelah saya sampaikan “apakah ada yang menjadi
teknisi komputer atau punya warnet atau guru TIK ?”, beberapa peserta
menunjuk tangan, dan “anda semua merupakan IT entrepreneur !”.
Apa itu Entrepreneurs ?Menurut Oxford dictionary …Contoh wirausahawan IT yang sukses dan menjadi bagian dari orang kaya di dunia seperti Bill Gates (Microsoft), Steve Jobs (Apple), Mark Zuckerberg (Facebook), Larry Ellison (Oracle), Jerry Yang dan David Fillo (Yahoo), Larry Page dan Sergey Brin (Google), Jeff Bezos (Amazon.com), Andrew Darwis (Kaskus) dan masih banyak lagi orang-orang muda kreatif di jagat IT.
“a person who sets up a business or businesses”
(orang yang membuat bisnis atau pengusaha)
Menurut Merriam-Webster …
“one who organizes, manages, and assumes the risks of a business or enterprise ”
(orang yang mengatur, mengelola, dan mengambil risiko bisnis atau perusahaan)
Menurut Wikipedia
“An entrepreneur is a person who has possession of an enterprise, or venture, and assumes significant accountability for the inherent risks and the outcome. It is an ambitious leader who combines land, labor, and capital to create and market new goods or services”
(Seorang pengusaha adalah orang yang memiliki kepemilikan suatu perusahaan, atau usaha, dan mengasumsikan akuntabilitas yang signifikan bagi risiko yang melekat dan hasilnya. Ini adalah pemimpin ambisius yang menggabungkan lahan, tenaga kerja, dan modal untuk menciptakan dan memasarkan barang atau jasa baru).
Semuanya berawal dari sebuah ide, ide yang dikombinasikan dengan analisis kebutuhan pengguna serta sentuhan bisnis yang kuat sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi. Memulai itu kadang sulit karena masih ada rasa ketidakyakinan, tapi dapat membaca peluang dan mengeksekusi dengan tepat dengan analisis bisnis yang akurat, jadilah wirausahawan bidang IT.
Statistik IT Entrepreneur
Ide-ide muncul kemudian dengan penuh semangat mencoba untuk terjun ke dalam bisnis IT, ada yang sukses tapi banyak juga yang gagal. Berikut statistik IT Entrepreneur :
- Hanya 30% bisnis start-up bertahan lebih dari 5 tahun.
- Diperkirakan 1 juta orang memulai bisnis baru tiap tahunnya.
- Hanya setengah dari orang-orang memulai suatu perusahaan dan hanya setengah dari perusahaan-perusahaan bertahan.
- 98% berpendapatan kecil dengan sedikit karyawan
- 90% kegagalan karena tidak mempunyai perencanaan bisnis yang baik.
Prosentase diatas bisa aja berubah
seiring ketatnya persaingan dan perkembangan teknologi. Menarik melihat
bahwa kegagalan mencapai 90% karena tidak mempunyai perencanaan bisnis
yang baik. Orang yang berkecimpung dibidang IT seringkali tidak
mempunyai pengetahuan bisnis yang baik, maka untuk terjun dalam dunia
bisnis harus dapat mengkombinasikan teknologi dengan bisnis. Jika pernah
melihat film Social Network, film yang menceritakan bagaimana situs
media sosial Facebook lahir dan besar seperti sekarang, Zuckerberg
seorang programmer jenius tapi tidak mempunyai keahlian bisnis, berkat
kerjasamanya dengan teman sekamar yang mengerti bisnis, akhir Facebook
bisa besar seperti sekarang ini. Walau di akhirnya permasalahan terjadi
karena ketidaksepakatan dan kesepahaman terutama terhadap hak cipta dan
juga keuangan.
Apa yang menjadi faktor kegagalan dalam bisnis ?- Lack of Skills / kurang ketrampilan
- Sales Problems / masalah penjualan
- Financial Control / pengelolaan keuangan
- Lack of Funds / kurang dana
- Marketing Issues / permasalahan pemasaran
Teknologi hanya sebuah teknologi saja,
teknologi menjadi “sesuatu” jika dikembangkan dan digunakan oleh orang
banyak. Pengembangan dan produksi, tahapan ini yang membutuhkan sentuhan
bisnis dan dapat membaca peluang.
Faktor Kriteria IT Entrepreneur Sukses
- Leadership Skills?
- Management Traits?
- Passion?
- Risk Taker?
- Creative/Innovative?
- Planning?
- Marketing?
- Need for achievement?
- Timing?
- Luck?
Bisnis IT apa yang dibangun ?.
Kembalikan kepada diri sendiri. Apa yang bisa dijual
(kemampuan/ketrampilan) dari diri kita?. Tentukan, kuatkan dan mulailah
!. Bisnis kan butuh modal. Sekarang ini modal dapat diusahakan, asal
mempunyai karya kreatif dan inovatif serta menjanjikan nilai ekonomi
tinggi. Menjadi start-up sukses butuh karya unik dan prospektif. Lihat bagaimana Instagram dibeli Facebook dan masih banyak lagi.
Bisnis IT apa yang cocok di Indonesia ?- Perusahaan pengembangan perangkat lunak aplikasi (software house).
- Konsultan Implementasi Teknologi Informasi baik itu implementasi hardware maupun implementasi software.
- Distributor dari produk-produk IT, baik hardware ataupun software.
- Training dan pendidikan bidang IT.
Sumber bacaan :
http://web.binus.ac.id/bec/Articles/Articles2.aspx

